Cara Menghitung Gaji Seorang Pengusaha

 Cara Menghitung Gaji Seorang Pengusaha


Tak jauh berbeda dengan karyawan, seorang pengusaha juga berhak menerima gaji atau upah kerja setiap bulan dari hasil usaha yang Ia jalankan.
  

menghitung gaji pengusahaBila selama ini kita mengira hanya karyawan saja yang berhak menerima gaji atau upah kerja setiap bulannya, ternyata anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Mengapa demikian? Sebab, seorang pengusaha juga berhak menerima gaji atau upah kerja setiap bulan dari hasil usaha yang Ia dapatkan.

Tak jauh berbeda dengan cara menghitung gaji karyawan, seorang pengusaha juga mendapatkan gaji setiap bulannya sesuai dengan prestasi kerja yang Ia torehkan. Meski sebagai seorang pengusaha Anda memiliki kekuasaan penuh terhadap bisnis Anda, namun bukan berarti Anda bisa mengambil seluruh hasil usaha sebagai pendapatan pribadi.

Dalam hal ini, pendapatan usaha yang Anda peroleh tentu tidak semuanya digunakan untuk mencukupi keperluan pribadi Anda dan keluarga. Agar roda bisnis Anda bisa terus berjalan dan kondisi keuangan usaha Anda bisa tetap sehat, berikut ini kami informasikan cara menghitung gaji seorang pengusaha.

Pertama yang perlu diperhatikan para pengusaha dalam menentukan besaran gaji seorang pengusaha tidak boleh lebih dari 15% laba usaha. Kendati Anda memegang kendali penuh atas keuangan usaha Anda, namun bukan berarti Anda bisa mendapatkan besaran gaji yang melebihi laba usaha yang diperoleh perusahaan setiap bulannya. Buatlah daftar kebutuhan Anda setiap bulannya untuk mengetahui gaji ideal Anda.

Yang kedua Anda harus bisa menyesuaikan gaji yang diterima dengan nilai kelayakan Anda. Dalam hal ini Anda bisa menilai kelayakan usaha dengan membandingkan nilai pasaran bisnis Anda dengan usaha serupa. Selain itu, Anda juga bisa mencari informasi kisaran gaji yang diterima seorang entrepreneur dengan bertukar pikiran dengan pelaku usaha di bidang yang sama. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan gaji yang layak dan setara dengan perusahaan-perusahaan lainnya yang sejenis.

Ketiga, tentukan besarnya gaji yang diterima pelaku usaha dengan melihat besarnya target margin yang akan dihasilkan. Semakin besar target margin yang ditentukan, maka semakin besar pula peluang seorang entrepreneur untuk mendapatkan gaji besar dari bisnisnya. Bila target tersebut bisa tercapai, tentunya angka salary yang diterima juga akan meningkat pesat.

Nah, semoga ketiga rumus penghitungan gaji pengusaha ini bisa membantu para pelaku bisnis untuk menghitung gaji yang sesuai dengan perjuangannya merintis usaha. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!


 Read More Article