Strategi Bisnis Yang Merugikan Pengusaha

 Strategi Bisnis Yang Harus Dihindari Pengusaha

http://www.marketglory.com/strategygame/joban


mengalami kegagalan dalam  membangun usaha, tentunya menjadi salah satu pengalaman  berharga  bagi  para  pengusaha. Lika-liku  perjalanan  bisnis  yang  terkadang  diwarnai  dengan
hadirnya  batu-batu  kerikil,  memaksa  para  pengusaha  untuk bisa  memilih  strategi  bisnis  yang  tepat  agar  tidak  masuk  ke lubang  kegagalan  yang  lebih  dalam.Karenanya,  untuk  menjauhkan  para  pelaku  usaha  dari lubang  kegagalan,  pada  kesempatan  kali  ini  akan  kami informasikan  beberapa  strategi  bisnis  yang  perlu  dihindari para pengusaha  agar  bisnisnya  bisa  berjalan  dengan  lancar.

Terlalu  Konsumtif  Dalam  Membelanjakan  Anggaran Ketika  mengawali   sebuah  usaha, terkadang  para pengusaha membelanjakan uangnya dengan terlalu  semangat. Sehingga  tidak  heran  bila  modal  awal  yang  seharusnya  bisa ditekan seminimal  mungkin, menjadi over budget karena Anda membelanjakan  beberapa  perlengkapan  maupun  bahan  baku yang  sebenarnya  belum  terlalu  dibutuhkan  pada  tahap  awal mendirikan  usaha.
Terlalu  Gegabah  Dalam  Berhutang Kebiasaan  para  pemula  yang  terlalu  gegabah dalam berhutang, terkadang menjadi sebuah pilihan yang kurang tepat manakala bisnis yang direncanakannya belum bisa berjalan dengan lancar. Sebab,  mengandalkan  pinjaman  bank/  lembaga keuangan  lainnya  dalam  memulai usaha  baru,  hanya akan memberikan tambahan  beban bagi Anda yang belum mendapatkan omset secara  pasti. Akan lebih bijak apabila  Anda mengajukan pinjaman (berhutang)  ketika  bisnis  Anda  mulai  berjalan dengan lancar dan mulai tertarik berekspansi untuk meningkatkan  kapasitas  produksi.
Kurang  Profesional  Dalam  Menjalankan  Usaha Meskipun  bisnis  yang  Anda  rintis  masih terbilang  sangat  kecil, namun usahakan untuk selalu menjalankannya dengan penuh tanggung  jawab  dan profesional dalam mengatur usaha. Pisahkan semua urusan  pribadi  Anda  dengan  urusan  bisnis,  dan kerjakan  tugas  utama  Anda  sebagai  pengusaha layaknya Anda sedang  memimpin sebuah perusahaan  besar.  Mulailah  dengan  memisahkan keuangan usaha dengan uang pribadi, memisahkan ruang  kerja  dengan  ruang  keluarga,  dan  pastikan Anda  selalu  bijak  dalam  membagi  waktu  kerja  dan waktu  untuk  keluarga.
Mengesampingkan  Strategi  Pemasaran Dalam  merintis  sebuah  usaha,  kebanyakan pengusaha  l ebih  fokus  memproduksi   produk sebanyak-banyaknya ketimbang memikirkan strategi  pemasaran  yang  akan  mereka  jalankan. Kondisi  inilah  yang  membuat  sebagian  besar pengusaha  mengalami kesulitan  dalam  memasarkan produk-produknya.  Sehingga  tidak  jarang  kita menemukan  pel aku  UKM  yang  masih teus berproduksi,  namun  penjualan  produk  belum berkembang  dengan  optimal.Berekspansi  
Dengan  Persiapan  Yang  Belum Matang Pada  dasarnya  banyak  pengusaha  yang  ingin mengembangkan  sayap  bisnisnya  dalam  waktu  yang relatif  singkat.  Namun  sayangnya,  sebagian  pelaku usaha  cenderung  tergesa-gesa  dalam  berekspansi dan belum membentengi bisnisnya dengan manajemen  perusahaan  yang  benar-benar  matang. Kondisi  inilah  yang  akhirnya  bisa  memancing
beberapa  permasalahan  baru,  sehingga  tidak  heran bila banyak pelaku usaha yang belakangan ini gagal mempertahankan kerajaan bisnisnya karena mereka belum  siap  dengan  resiko  usaha  yang  menghadang di  depan  mereka.Semoga  sedikit  informasi  tips  bisnis  yang  kami angkat  pada  pekan  ini  bisa  memberikan  tambahan wawasan  bagi  para  pembaca  dan  membantu  para pemula  dalam  mengembangkan  usahanya.  Maju terus  UKM  Indonesia  dan  salam  sukses
sumber; majalah bisnisukm.com

http://www.probux.com/?r=joban
  Read More Article