Analisis Peluang Usaha Lobster Di Aquarium

Cara Budidaya Lobster Di Aquarium


lobster sampai saat ini masih merupakan makanan elite yang hanya bisa di nikmati oleh kalangan menengah ke atas ini di karenakan harga lobster yang cukup mahal, apalagi kalau sudah di masak oleh lestoran akan lebih mahal harganya.

tingginya permintaan pasar terutama oleh pengusaha olahan seafood menjadikan lobster banyak di minati namun sayangnya ini tidak sebanding dengan produksi lobster yang di bisa di hasilkan oleh para pemasok. sehingga harganya selalu tinggi di pasaran. maka inilah peluang bagi anda yang ingin menggeluti pembiakan lobster untuk terjun di usaha ini.

target pasar
lobster masih cukup mahal untuk di jangkau oleh semua orang, banyak orang menyukai lobster ada yang menjadikannya hiasaan dan ada yang menjadikannya sebagai menu utama makanan.
untuk memasarkannya anda bisa bekerja sama dengan industi makanan bisa restoran, hotel dll

memulai bisnis
membudidayakan lobster memerlukan sebuah perencanaan yang matang agar bisa mendapatkan hasil yang mksimal terutama untuk pembiakan di kolam maupun aquarium, maka ikutilah tips berikut ini:
  1. Pilih lokasi usaha untuk pemijahan yang mempunyai sumber air cukup dengan pH 6,5-8,5, oksigen terlarut minimal 3 ppm, suhu 24-32 derajat celcius dan juga tidak tercemar.
  2. Siapkan kolam atau bak untuk induk, pemijahan dan juga untuk penetasan telur.
  3. Siapkan peralatan yang dibutuhkan, misalnya saja seperti water heater atau lampu pemanas, termometer, pompa air dan juga pH kit.
  4. Lakukan seleksi induk yang sudah matang gonad (pematangan kelamin). Perbandingan seks rasio antara induk lobster jantan dan betina yaitu 1 : 3.
keuntungan bisnis lobster
keuntungan bisnis lobster  cukup besar, harga jualnya 100-200ribu per kilogramnya, di tambah biaya untuk memulai usaha ini tidak begitu mahal karena di biakan di aquarium atau kolam. selain itu berikut keuntungan bisnis lobster yang lainnya
Beberapa keunggulan lobster air tawar tersebut diantaranya yaitu :

Lobster air tawar bisa dibudidayakan lebih mudah jika dibandingkan dengan lobster laut.
  1. Pertumbuhan untuk lobster air tawar relatif lebih cepat.
  2. Kandungan lemak atau kolesterol dalam lobster air tawar sangat rendah yaitu kurang dari 2%. Selain itu, lobster air tawar juga mengandung selenium yaitu antioksidan yang berfungsi untuk menghindari penyakit jantung koroner. Lobster air tawar menjadi sumber yodium, zink, asam lemak omega 3, kalsium, magnesium dan fosfor.
  3. Tekstur dagingnya yang halus dan kenayal serta cita rasanya yang lezat sangat menggugah selera sehingga menjadikan lobster memiliki banyak penggemar.
kekurangan bisnis
sekalipun bisnis ini tidak begitu sulit untuk mengembangbiakannya, namun ada beberapa kekurangan maupun hambatan dari bisnis ini seperti
  1. Harga jual untuk lobster tidak stabil, apalagi jika produksi berlebih.
  2. Ketersediaan induk yang berkualitas baik masih sangat terbatas dan harganya juga cukup mahal.
  3. Hasil produksi lobster tidak bisa dipasarkan di pasar lokal secara langsung apalagi dalam jumlah besar karena harganya yang memang relatif tinggi. Biasanya hasil produksi di pasarkan di tempat-tempat yang memang membutuhkan seperti restoran seafood, hotel dan tempat lain yang menyajikan menu kuliner lobster.
Tips Mendapatkan Hasil Maksimal
dalam bisnis lobster anda tidak akan di pusingkan untuk penjualan karena permintaannya masih sangat tinggi dan pemenuhan dalam negri saja masih kekurangan, oleh karenanya untuk mendapatkan hasil yang maksimal ikuti tips berikut ini;
  1. Pilihlah induk lobster yang sudah berumur lebih dari 1 tahun yang kemudian akan dipijahkan. Induk tersebut bisa menghasilkan gonad yang maksimal sehingga benihnya akan lebih baik.
  2. Berikan aerasi pada bak pemeliharaan induk guna sebagai tambahan oksigen ke media air. Air yang masuk ke dalam kolam induk juga bisa dibuat dengan sistem resirkulasi.
  3. Masukkan induk lobster ke dalam kolam pemijahan. Jika berjalan dengan lancar maka beberapa hari kemudian akan terjadi perkawinan yang bisa menghasilkan kurang lebih 150-4.000 butir telur. Pemijahannya dalam waktu satu tahun terjadi 3 kali.
  4. Pisahkan induk lobster dan telur. Telur yang telah dibuahi, biasanya akan menetas dalam jangka waktu 24-36 jam.
  5. Berikan pakan yang alami seperti tubifek dan juga rotifer sebanyak 1 % dari beratnya larva.
  6. Lakukan pergantian air dalam media pembenihan bersamaan dengan penyiponan, hal itu berfungsi untuk membersihkan sisa pakan.

Analisa Ekonomi

Modal Usaha
Bak 1 m x 1 m x 1 m sebanyak 35 bak                        Rp 10.000.000,00
(termasuk bak perawatan induk dan bak pemijahan)
Induk 30 pasang (30 jantan dan 90 betina)                  Rp  2.700.000,00
Peralatan budidaya dan panen                               Rp  1.300.000,00
Potongan bamboo atau peralon                               Rp  1.500.000,00
Pompa air 1 unit dan aerator 10 unit                       Rp  4.000.000,00
Water heater 3 buah                                        Rp  2.000.000,00+
Total modal                                               Rp 21.500.000,00

Biaya Produksi per tahun
Pakan untuk benih dan juga induk lobster                   Rp 10.800.000,00
Tenaga kerja 1 orang                                       Rp  7.200.000,00
Listrik                                                    Rp  1.500.000,00
Obat-obatan                                                Rp    400.000,00
Penyusutan dan biaya yang lain-lain                        Rp  4.000.000,00+
Total biaya produksi                                      Rp 23.900.000,00       

Pendapatan dan Keuntungan
Penjualan benih
= 90 induk betina x 1.000 x 70% x 3 kali x Rp 250,00  =    Rp 47.250.000,00
Keuntungan    
= Pendapatan – Biaya Produksi
= Rp 47.250.000,00 – Rp 23.900.000,00                 =   Rp 23.350.000,00
[bisnisukm com; Analisis Peluang Usaha Lobster Di Aquarium]



Read More Article