Usaha Yang Membidik Segmen Anak

Peluang Bisnis Rumahan Dengan Membidik Segmen Anak

Dari sekian banyak orang yang mencari peluang bisnis rumahan, setengah dari mereka adalah kalangan ibu rumah tangga yang ingin mendapatkan tambahan penghasilan.

Menurut hasil survey di lapangan, dari sekian banyak orang yang mencari peluang bisnis rumahan, setengah dari mereka adalah kalangan ibu rumah tangga yang ingin mendapatkan tambahan penghasilan tanpa harus meninggalkan tugas utama mereka sebagai ibu rumah tangga.

Walapun sebagai ibu rumah tangga tugas utama mereka hanyalah fokus mengurus keperluan keluarganya, namun sebagian besar dari mereka masih memimpikan karir bagus setelah mereka membina rumah tangga. Melihat fenomena tersebut, tak sedikit ibu rumah tangga yang akhirnya menyalurkan passion atau hobi mereka untuk mencari peluang bisnis rumahan.

Dengan merintis peluang bisnis dari rumah, mereka bisa tetap memperhatikan perkembangan buah hati tercinta dan tetap bisa mencukupi segala urusan rumah tangga sekaligus bisa mendapatkan tambahan penghasilan setiap bulan. Nah, apa Anda termasuk ibu rumah tangga yang sedang bingung mencari peluang bisnis rumahan?

Pada kesempatan kali ini sengaja kami informasikan kepada para pembaca seputar peluang bisnis rumahan dengan membidik segmen anak yang bisa dijalankan para ibu rumah tangga untuk mendatangkan tambahan penghasilan setiap bulan.

Segmen Anak Pasarnya Terbuka Lebar
Jangan pernah anggap enteng segmen anak. Setiap orang tua tentunya menginginkan buah hati tercinta terpenuhi kebutuhannya dengan maksimal, karena itu tidak heran bila segmen anak pasarnya masih terbuka lebar. Bila di tahun 2001 silam potensi pasar anak mencapai Rp 5 triliun per tahun, di tahun 2009 angkanya naik hingga mencapai Rp 180 triliun per tahun. Angka tersebut diprediksi bakal terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia.

Segmen anak berpotensi cukup besar, hal ini dilihat dari besarnya pemberian uang saku yang diterima setiap anak dan tingginya kepedulian orangtua terhadap semua kebutuhan putra-putrinya. Bahkan demi buah hati tercintanya, setiap orangtua pasti rela mengeluarkan uang lebih untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya.
Bisnis Rumahan di Segmen Anak
Bagi seorang wanita, membuka sebuah usaha tanpa harus mengabaikan peran utamanya sebagai ibu rumah tangga bukanlah suatu hal yang mustahil. Apalagi bila Anda membidik segmen anak sebagai peluang bisnis ibu rumah tangga yang menggiurkan. Kedekatan yang terbangun antara seorang ibu dan buah hatinya, memudahkan Anda untuk bisa merintis bisnis rumahan berbasis kebutuhan anak.

Untuk bisa meraup untung besar dari bisnis rumahan yang membidik segmen anak, berikut adalah beberapa peluang bisnis yang bisa Anda jalankan dari rumah.

  1. bisnis ibu rumah tanggaPeluang bisnis fashion anak, meliputi : memproduksi baju anak, menjadi reseller baju anak branded, membuka toko pakaian bayi, memproduksi popok kain, bisnis aksesoris bayi dan anak, bisnis sepatu anak, membuat sepatu bayi, dan lain sebagainya.
  2. Peluang bisnis makanan anak, meliputi : bisnis bubur bayi, katering makanan anak, toko susu bayi dan anak, camilan sehat untuk bayi dan anak, serta beberapa bisnis rumahan lain.
  3. Peluang bisnis pendidikan anak, meliputi : membuka les privat, kursus jarimatika, kursus bahasa asing untuk anak, bisnis penitipan anak, sanggar tari atau senam anak, menjual mainan edukasi, bisnis peralatan sekolah, dan lain-lain.
  4. Peluang bisnis rumahan lainnya seperti misalnya membuka jasa rental peralatan bayi, bisnis mainan anak, jual furniture anak, potong rambut khusus anak, penyewaan baju kostum atau baju adat untuk anak-anak, kurir susu ASI, jasa pembuatan nama bayi, dan lain sebagainya.
Persiapan Ibu Rumah Tangga Dalam Merintis Usaha
Sedikitnya ada lima persiapan yang perlu diperhatikan para ibu rumah tangga ketika hendak merintis bisnis rumahan yang membidik segmen anak, diantaranya sebagai berikut :

  1. Pertama tentukan ide bisnis yang paling sesuai dengan kondisi Anda. Mengingat sebagai ibu rumah tangga Anda masih memiliki tugas utama mengurusi segala urusan keluarga, maka sebaiknya pilih ide bisnis yang paling cocok dengan kondisi Anda saat ini. Bila Anda memiliki buah hati yang masih bayi dan membutuhkan perhatian yang cukup besar, maka sebaiknya pilih peluang usaha yang tidak terlalu repot. Misalnya saja seperti membuka jasa rental peralatan bayi, jasa pembuatan nama bayi, atau membuka toko susu bayi dan anak.
  2. Setelah menentukan ide bisnis yang paling sesuai, selanjutnya persiapkan skill, modal, dan tempat yang tepat untuk mewujudkan peluang bisnis tersebut. Yang terpenting siapkan mental dan skill Anda di bidang usaha yang akan dijalankan, karena dengan memanfaatkan rumah sebagai tempat usaha, secara tidak langsung Anda bisa memangkas besarnya modal yang dibutuhkan.
  3. Pintar-pintarlah membagi waktu antara urusan keluarga dan usaha. Sebab, keseimbangan dalam mengatur waktu menjadi kunci sukses Anda dalam merintis bisnis rumahan. Baik itu untuk membagi waktu bagi keluarga, usaha, pribadi, maupun kepentingan sosial.
  4. Susun strategi pemasaran jitu mengingat lokasi usaha Anda kurang strategis. Dengan memanfaatkan rumah tempat tinggal sekaligus sebagai tempat usaha, maka Anda harus bekerja keras untuk menyusun strategi pemasaran yang bisa mendongkrak popularitas bisnis Anda di kalangan masyarakat luas. Dalam hal ini Anda bisa memasang spanduk besar atau neonbox di depan rumah, menggandeng tetangga dekat sebagai reseller Anda, atau bisa juga mempromosikan bisnis Anda dari mulut ke mulut.
Keuntungan Berbisnis Rumahan Dengan Segmen Anak
Beragam keuntungan bisa kita dapatkan ketika memutuskan merintis usaha dari rumah. Yang pertama modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar mengingat Anda tidak memerlukan biaya sewa gedung setiap tahunnya. Keuntungan kedua yaitu Anda bisa mendatangkan tambahan penghasilan dan membantu perekonomian keluarga tanpa harus kehilangan moment kebersamaan dengan keluarga tercinta.

Ketiga, sebagai ibu rumah tangga Anda bisa menyalurkan hobi atau passion di bidang bisnis yang Anda gemari, dengan begitu sebagai ibu rumah tangga Anda tetap bisa berkarir sesuai dengan bidang yang Anda impikan. Dan yang keempat dengan membidik segmen anak, Anda bisa melibatkan buah hati tercinta sebagai brand ambassador. Misalnya saja Anda memproduksi baju anak, tidak ada salahnya bila Anda menjadikan putra-putri tersayang sebagai model utama produk yang Anda produksi. 
Kesulitan Berbisnis Rumahan Dengan Pasar Anak
Tantangan terbesar yang sering dihadapi para pelaku bisnis rumahan ketika merintis usaha dengan segmen pasar anak adalah harus siap menghadapi karakter anak yang relatif cepat bosan. Seperti kita ketahui bersama, hampir setiap anak cepat bosan dengan segala sesuatu yang mereka miliki. Untuk itu, dibutuhkan produk atau jasa yang benar-benar kreatif agar mereka bisa tetap fun (gembira) ketika keinginannya bisa terpenuhi dengan baik.

Contohnya saja bila Anda menjual baju anak yang modelnya itu-itu saja, otomatis konsumen Anda yang notabene adalah anak-anak juga bakal cepat bosan dengan produk yang ditawarkan. Karenanya buatlah desain terbaru sesuai dengan hobi atau kegemaran anak-anak dan pilihlah bahan kain yang nyaman dan aman bagi kulit anak, agar orangtua mereka tidak ragu memilih produk Anda.
Strategi Pemasaran Bisnis Rumahan
bisnis rumahan dengan segmen anakAgar bisa sukses mempromosikan bisnis ibu rumah tangga yang membidik segmen anak, pertama pahami betul kondisi dan perilaku anak-anak zaman sekarang. Pola hidup anak-anak zaman sekarang tentunya jauh berbeda dengan kondisi dan perilaku anak di tahun-tahun yang lalu, untuk itu bila Anda menginginkan produk yang diluncurkan laris-manis di pasar anak, maka pahami terlebih dahulu trend yang sedang berkembang di kalangan mereka. Contohnya saja seperti produsen snack makanan anak dengan merek Gerry yang belakangan ini meluncurkan biscuit Gerry dengan kemasan berbentuk karakter angrybird.

Secara natural setiap anak hobi mengoleksi barang, mereka suka mengoleksi boneka, mainan, dan gambar yang sesuai dengan kegemaran mereka. Dari situ, Anda bisa menyusun strategi pemasaran ampuh untuk menjadikan produk Anda sebagai collector’s item atau barang koleksi. Atau bisa juga Anda memberikan bonus berupa barang koleksi agar setiap anak terdorong untuk membeli produk Anda, dengan begitu kuantitas pembelian semakin meningkat dan omzet penjualan yang di dapatkan semakin besar.

Strategi ketiga yaitu ikut peduli dengan perkembangan dan pendidikan anak. Setiap orangtua selalu mengedepankan pendidikan anaknya, karena itu produk yang berbau edukasi lebih banyak diminati. Untuk itu, selipkan konten pembelajaran pada setiap aktivitas promosi yang Anda jalankan.
Kunci Sukses Bisnis Rumahan di Pasar Anak

Untuk bisa berhasil dan sukses dalam merintis bisnis rumahan, tentunya dibutuhkan kejelian dari para pelaku usaha untuk bisa melihat setiap peluang dan menciptakan strategi yang paling tepat. Mengingat sampai saat ini segmen anak masih sangat terbuka lebar dan menjanjikan keuntungan yang menggiurkan, Anda bisa memanfaatkan peluang tersebut dengan baik agar kedepannya bisnis Anda tak tenggelam di tengah ketatnya persaingan pasar. Yang terpenting, ciptakan produk kreatif yang sesuai dengan kebutuhan anak, dan yang kedua adalah pintar-pintar menarik perhatian orangtua agar tak keberatan mengeluarkan uang lebih bagi putra-putri tercintanya.

Analisa Ekonomi

Asumsi
Membuka bisnis persewaan mainan anak dan peralatan bayi Bisnis dijalankan dari rumah sembari mengurus keluarga

Modal awal
Investasi awal 10 item mainan anak Rp 15.000.000,00
Investasi awal 10 peralatan bayi      Rp 10.000,000,00+
Total modal                                    Rp 25.000.000,00

Mainan anak dan peralatan bayi mengalami penyusutan setelah 3 tahun :
1/36 bulan x Rp 25.000.000,00 = Rp 694.500,00

Biaya operasional per bulan
Membeli aset mainan dan peralatan bayi baru    Rp 3.000.000,00
Biaya perawatan                                               Rp 1.000.000,00
Iklan di internet (pulsa modem dan biaya iklan)  Rp   300.000,00
Biaya penyusutan barang                                   Rp   694.500,00+
Total biaya                                                        Rp 4.994.500,00

Omzet per bulan
Tarif sewa mainan anak : Rp 150.000,00/ 2 minggu
Tarif sewa peralatan bayi : Rp 125.000,00/ 2 minggu

Omzet sewa mainan per bulan :
@ Rp 150.000,00 x 12 item x 2 periode            Rp 3.600.000,00
Omzet sewa peralatan bayi per bulan :
@ Rp 125.000,00 x 10 item x 2 periode            Rp 2.500.000,00+
Total omzet                                                        Rp 6.100.000,00

Laba bersih per bulan
Rp 6.100.000,00 - Rp 4.994.500,00         =      Rp 1.105.500,00

ROI (Return of Investment)
(Modal awal : laba bersih per bulan)      =      < 2 tahun

Dari peluang bisnis rumahan tersebut, semoga para ibu rumah tangga bisa terus berkarir meski sudah berkeluarga dan dapat menghasilkan tambahan income setiap bulannya. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!

Read more Article