Berbisnis Dengan Cinta

Cintalah Yang Mengantarkan Seseorang Pada kesuksesan

cinta adalah energi dahsyat yang mampu menggerakan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin, cinta bis amenjadikan yang pelit menjadi dermawan, yang lemah menjadi kuat, dan membuat orang mau bersyabar dalam sebuah penantian. cinta mampu mem\nggerakan sesuatu yang di luar nalar nihil menjadi mungkin.
cinta merupakan mutiara mahal, kalau seseorang sudah mampu mencintai seseorang dengan total maka yang terpikirkan adalah upaya senantiasa memberi, cinta juga dapat mengantarkan orang pada kesuksesan ini pula yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw.


manurut Laode"mutiara termahal" yang ada didunia bisnis dan enterpreneur adalah cinta. cintalah yang menggerakan seorang businessman dan enterpreneur dari zero to hero, dari miskin menjadi kaya, dari gagal menjadi sukses, cinta adalah energi dahsyat yang tidak terbatas. Rasulullah mencontohkan dengan mencintai pelanggannya, karenanya beliau memberikan pelayanan secara maksimal kepada pelanggannya, selalu berlaku jujur demi kepuasan pelanggan.
Rasulullah Saw tidak pernah marah terhadap pelanggan maupun rekan bisnisnya, bahkan terhadap orang yang membencinya sekalipun, beliau tetap membalas dengan penuh cinta, dengan perhatian dan keramahan terhadap pelanggannya , timbal baliknya pelanggannya loyal dan setia menjadi pelanggan Rasulullah Saw
ekspresi cinta terhadap pelanggannya dikisahkan ketika menunggu abdullah bin abdul hamzah selama tiga hari. abdullah bin abdul hamzah berkata " aku telah membeli sesuati kepada Rasulullah Saw sebelum beliau menerima tugas kenabia. dan, karena masih ada urusan dengannya, maka aku menjanjikan untuk mengantarkan kepadanya, tetapi aku lupa. ketika teringat tiga hari kemudian , aku pergi ketempat tersebut, dan menemukan beliau  masih berada disana. Rasulullah Saw berkata

 " engkau telah membuatku resah, aku berada disini selama tiga hari menunggumu" (HR. Abu Daud)

bisa dibayangkan, seorang pedagang menunggu selama tiga hari tampa rasa marah pun ini menunjukan Rasulullah Saw sangat mencintai dan setia kepada pembeli. Rasulullah Saw menegaskan bahwa seorang pedagang adalah pelayan yang setia dan penuh cinta dalam melayani konsumen sebagai seorang raja.
Tim Sanders. Chief Solution Officer di Yahoo, pernah menegaskan bahwa agar berhasil di dunia bisnis seseorang harus menjadi lovecet. lovecet adalah orang yang pintar dan bisa menyenangkan hari orang lain, serta mampu mencintai dengan sepenuh hati, mampu berempati kepada orang lain.
untuk itulah bagisiapapun yang ingin sukses di bidang pekerjaan ataupun bisnis aka tanamkanlah rasa cinta terlebih dahulu. cintailah pekerjaan anda, mencintai bukan berarti lupa diri  dalam melaksanakan ibadah dan kewajiban-kewajiban lain, mencintai pekerjaan adalah melakukan akrifitas sepenuh hari, komitmen dan bertanggung jawab.
sumber; cara berdagang ala Rasulullah untuk para enterpreneur (najamuddin mahammad)


Read More Article