Jenis-Jenis industri Kreatif

Mengenal Industri Kreatif di Indonesia


“Melalui  ekonomi  kreatif ,  diharapkan  perkembangan  industri  diIndonesia yang dulunya didominasi oleh bidang tambang dan migas bisa beralih ke  sektor  industri  alternatif  yang  berasal dari sumber  terbarukan,
dan  lebih  fokus  menciptakan  daya  kreasi  masyarakat  Indonesia.”

Meningkatnya  kreativitas  dan  inovasi baru yang dikembangkan masyarakat Indonesia, ternyata mendorong
kemunculan industri kreatif di berbagai penjuru nusantara.  Bahkan  secara  sengaja  Pemerintah Indonesia  mulai  mensosialisasikan  ekonomi kreatif  guna  mengurangi  angka  pengangguran yang  cukup  besar  di  negara  kita.Melihat kondisi tersebut, yang dimaksudkan  dengan  industri  kreatif  sendiri adalah  sektor  industrial   yang berasal   dari pemanfaatan kreativitas, ketrampilan, dan bakat individu  untuk  menciptakan kesejahteraan  dan lapangan  pekerjaan  melalui  penciptaan  dan pemanfaatan    daya  kreasi  dan  daya  cipta individu  tersebut.  Melalui  ekonomi  kreatif,diharapkan  perkembangan  industri  di  Indonesia yang dulunya didominasi oleh bidang tambang dan  migas  bisa  beralih  ke  sektor  industri alternatif  yang  berasal  dari  sumber  terbarukan, dan  lebih  fokus  menciptakan  daya  kreasi masyarakat  Indonesia.Nah,  untuk  lebih  mengenal  industri kreatif  di  Indonesia,  mari  kita  bahas  bersama mengenai  beberapa  sektor  usaha  berbasis kreativitas  yang  menjadi  bagian  dari  industri kreatif  berdasarkan  pemetaan  Departemen Perdagangan  Republik  Indonesia.

1. Per i kl anan, kegi at an  kreat i f   yang berkaitan  jasa  periklanan  (komunikasi  satu  arah dengan  menggunakan  medium  tertentu),  yang meliputi  proses  kreasi,  produksi  dan  distribusi dari iklan yang dihasilkan, misalnya seperti riset pasar,  perencanaan  komunikasi  iklan,  iklan  luar ruang, produksi material   iklan, promosi, kampanye relasi publik, tampilan iklan di media cetak  (surat  kabar,  majalah)  dan  elektronik(televisi dan radio), pemasangan berbagai poster dan  gambar,  penyebaran  selebaran,  pamflet, edaran,  brosur  dan  reklame  sejenis,  distribusi  dan delivery  advertising  materials atau  samples,  serta penyewaan  kolom  untuk  iklan.

2. Arsitektur,   kegiatan kreatif yang berkaitan dengan jasa desain bangunan, perencanaan  biaya  konstruksi , konservasi bangunan warisan, pengawasan konstruksi baik secara  menyeluruh  dari  level  makro  (townplanning,  urban  design,  landscape  architecture) sampai  dengan  level  mikro  (detail  konstruksi, seperti  arsitektur  taman,  serta  desain  interior).

3. Pasar  Barang  Seni,  kegiatan  kreatif yang  berkaitan  dengan  perdagangan  barangbarang asli, unik dan langka  serta memiliki nilai estetika  seni  yang  tinggi  melalui  lelang,  galeri, toko,  pasar swalayan,  dan internet,  misalnya: alat musik,  percetakan,  kerajinan,  automobile,  film, seni  rupa  dan  lukisan.

4. Kerajinan,  kegiatan  kreatif  yang  berkaitan  dengan kreasi, produksi dan distribusi produk yang dibuat dihasilkan oleh  tenaga  pengrajin  yang  berawal  dari  desain  awal  sampai dengan  proses  penyelesaian  produknya,  antara  lain  meliputi barang  kerajinan  dari  batu  berharga,  serat  alam  maupun buatan,  kulit,  rotan,  bambu,  kayu,  logam  (emas,  perak, tembaga,  perunggu,  besi)  kayu,  kaca,  porselin,  kain,  marmer, tanah liat, dan kapur.Produk kerajinan pada umumnya hanya diproduksi  dalam  jumlah  yang  relatif  kecil  (bukan  produksi massal).

5. Desain,  kegiatan  kreatif  yang  terkait  dengan  kreasi desain  grafis,  desain  interior,  desain  produk,  desain  industri, konsultasi identitas perusahaan dan jasa riset pemasaran serta produksi  kemasan  dan  jasa  pengepakan.

6. Fashion,  kegiatan  kreatif  yang  terkait  dengan  kreasi desain  pakaian,  desain  alas  kaki,  dan  desain  aksesoris  mode lainnya,  produksi pakaian mode dan aksesorisnya,  konsultansi lini  produk  fesyen,  serta  distribusi  produk  fesyen.

7. Video,  Film  dan  Fotografi:  kegiatan  kreatif  yang  terkait dengan  kreasi  produksi  video,  film,  dan  jasa  fotografi,  serta distribusi  rekaman  video  dan  film.  Termasuk  di  dalamnya penulisan  skrip,  dubbing  film,  sinematografi,  sinetron,  dan eksibisi  film.

8. Permainan  Interaktif,   kegiatan  kreati f  yang berkaitan  dengan  kreasi,  produksi,  dan  distribusi  permainan komputer  dan  video  yang  bersifat  hiburan,  ketangkasan,  dan edukasi.  Subsektor  permainan  interaktif  bukan  didominasi sebagai  hiburan  semata-mata  tetapi  juga  sebagai  alat  bantu pembelajaran  atau  edukasi.

9. Musik,  kegiatan  kreatif  yang  berkaitan  dengan kreasi/komposisi,  pertunjukan,  reproduksi,  dan  distribusi  dari rekaman  suara

10. Seni  Pertunjukan,  kegiatan  kreatif  yang  berkaitandengan  usaha  pengembangan  konten,  produksi  pertunjukan(contohnya  pertunjukan  balet,  tarian  tradisional,  tariankontemporer,  drama,  musik  tradisional,  musik  teater,  opera,termasuk  tur  musik  etnik),  desain  dan  pembuatan  busanapertunjukan,  tata  panggung,  dan  tata  pencahayaan.

11. Penerbitan dan Percetakan ,  kegiatan kreatif yangterkait  dengan penulisan konten dan penerbitan buku, jurnal,koran,  majalah,  tabloid,  dan  konten  digital  serta  kegiatankantor berita dan pencari berita. Subsektor ini juga  mencakuppenerbitan  perangko,  materai,  uang  kertas,  blanko  cek,  giro,
surat andil, obligasi surat saham, surat berhargalainnya,  passport,  tiket  pesawat  terbang,  dan terbitan  khusus   l ai nnya.   J uga  mencakuppenerbitan  foto-foto,  grafir  (engraving)  dan kartu pos ,   formul i r ,   poster, repro duksi ,percetakan lukisan, dan barang cetakan lainnya,termasuk  rekaman  mikro  film.

12. Layanan  Komputer  dan  Piranti Lunak,  kegiatan  kreatif  yang  terkait  denganpengembangan  teknologi  informasi  termasukj asa  layanan  komputer,   pengolahan  data, pengembangan  database pengembangan piranti  lunak,  integrasi  sistem,  desain  dananalisis  sistem,  desain  arsitektur  piranti  lunak,desain prasarana piranti lunak  dan piranti keras,serta  desain  portal  termasuk  perawatannya.

13. Televisi  dan  Radio,  kegiatan  kreatif yang  berkaitan  dengan  usaha  kreasi,  produksidan  pengemasan  acara  televisi  (seperti  games, kuis,  reality  show,  infotainment,  dan  lainnya),penyiaran,  dan  transmisi  konten  acara  televisi dan  radio,  termasuk  kegiatan  station  relay (pemancar  kembali)  siaran  radio  dan  televisi.

14. Riset dan Pengembangan , kegiatankreatif yang terkait  dengan usaha inovatif  yangmenawarkan penemuan ilmu  dan teknologi  danpenerapan  ilmu  dan  pengetahuan  tersebut untuk  perbaikan  produk  dan  kreasi  produk baru,  proses  baru,  material  baru,  alat  baru, metode  baru,  dan  teknologi  baru  yang  dapat memenuhi  kebutuhan  pasar  termasuk  yang berkaitan  dengan  humaniora  seperti  penelitian dan  pengembangan  bahasa,  sastra,  dan  seni  serta jasa  konsultansi  bisnis  dan  manajemen.

15. Kuliner,  kegiatan  kreatif  ini  termasukbaru, kedepan direncanakan untuk dimasukkan ke  dalam  sektor  industri   kreatif dengan melakukan  sebuah  studi  terhadap  pemetaan produk  makanan  olahan  khas  Indonesia  yang dapat ditingkatkan daya saingnya di pasar ritel dan  pasar  internasional. Semoga  informasi  bisnis  yang  kami
angkat  pada  pekan  ini  bisa  memberikan manfaat bagi para pembaca dan membantu para pemula yang  sedang  bingung  mencari  peluang  bisnis.Maju terus industri kreatif Indonesia dan salam sukses
sumber: majalah bisnisukm.com

  Read More Article