Rahasia Rasulullah Saw Mempromosikan Produk

6 Strategi Promosi Rasulullah Saw

sebagus apa pun sebuah produk, namun tanpa sebuah promosi yang handal, maka akan kalah dengan produk biasa yang menggunakan cara jitu dalam mempromosikannya kepada khalayak umum. ada beberapa perkara yang diperhatikan oleh Rasulullah ketika mempromosikan sebuah produk.

1. berpenampilan menawan
berpenampilan menawan itu sangat penting dalam mempromosikan sebuah produk, sejak dahulu, RasulullahSaw. telah mengajarkan kepada kita tentang cara mempromosikan sebuah barang yaitu harus dengan berpenampilan menarik.
2. membangun banyak relasi
Rasulullah Saw adalah sosok yang sangat gemar membangun relasi dan merawatnyam makanya Rasulullah Saw banyak mengunjungi even-even dagang di berbagai penjuru negeri tujuannya selain untuk berbisnis tapi juga menjalin relasi atau silaturahmi, karena ini penting sebagaimana hadis Rasulullah Saw.
barang siapa  ingin supaya dipermudah rezekinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaknya ia menyambung silaturahmi (HR. Bukhari)


3. mengedepankan keberkahan
ada keberkahan dari apa yang kita dapat, walaupun ini bersifat abstrak namun ada hal yang lebih istimewa dibandingkan dengan lebih mementingkan meraup untung yang lebih banyak. Abu Hurairah Ra, menyatakan bahwa Rasulullah Saw bersabda
sumpah itu melariskan dagangan tetapi menghapus keberkahan (HR. Bukhari)
keberkahan juga diperoleh dengan menimbang atau menakar barang dalam jual beli, Rasulullah Saw bersabda
gantanglah (timbanglah) makananmu niscaya kamu akan di beri berkah (HR. Bukhari)
4. selalu membangun komunikasi
kelihaian membangun komunikasi itulaj yang juga menjadi dasar kesuksesan beliau dalam bidang bisnis, dengan bisnis segala bentuk permasalahan dapat diselesaikan secara elegan.
5. selalu memberikan opsi kepada konsumen
Rasulullah Saw selalu bersikap fleksibel terhadap konsumen. beliau mengajarkan kepada kita agar memberikan pilihan-pilihan kepada konsumen dalam memutuskan persoalan.
Rasulullah Saw bersabda
apabila dua orang telah melakukan jual beli maka tiap-tiap orang dari keduanya boleh khiyar (memilih) selama mereka belum berpisah dan keduanya masih berkumpul. atau salah satu dari keduanya telah memberikah khiyar kepada orang lain dan keduanya telah melakukan jual beli berdasarkan khiyar itu . maka sesungguhnya jual beli itu haruslah dilakukan dengan cara demikian, jika keduanya telah berpisah sesudah melakukan jual beli, sedangkan yang satu belum meninggal (tempat) jual beli, maka jual beli tersebut harus berlaku demikian (HR. Bukhari)
6. sangat responsif terhadap permasalahan orang lain
Rasulullah Saw membangun hubungan tidak berdasarkan kepentingan bisnis belaka tapi juga dilandasi rasa kekeluargaan yang mendalam. kalau ada rekan bisnisnya yang didera masalah maka beliau membantunya dengan sepenuh hari begitupun dengan orang yang tak ada hubungan bisnis sekalipun beliau membantunya . rasa sosial seperti ini yang membuat orang terkesan dan kagum kepada beliau

 Read More Article